Flowmasonic

Cara Kerja Flow Meter
Cara Kerja Flow Meter

Cara Kerja Flow Meter

2 minutes, 43 seconds Read
 Pengukuran aliran fluida adalah sangat penting di dalam suatu industri proses seperti kilang  minyak (refinery), pembangkit  listrik (power  plant), industri  kimia (petrochemical), Industri pengolah limbah, Industri makanan dan minuman dan Industri Farmasi.
Pada industri proses seperti ini, memerlukan penentuan kuantitas dari suatu fluida (liquid, gas, steam, powder) yang mengalir melalui suatu titik pengukuran, baik didalam saluran yang tertutup maupun saluran terbuka (parit, sungail). Parameter aliran yang diukur dapat berupa : laju aliran volume, laju aliran massa, kecepatan aliran. Instrumen untuk melakukan pengukuran kuantitas aliran fluida ini disebut flow meter.
Aplikasi pengguanaan Flow Meter ini menpunyai cakupan yang cukup luas pengembangnya seperti bagian dari  sensor flow meter, interaksi sensor dan fluida melalui  penggunaan teknik penghitungan komputer (komputasi), transducers dan hubungannya dengan unit  pemprosesan sinyal (transmitter), serta penilaian dari keseluruhan sistem di bawah kondisi lingkungan yang idel, kondisi mudah terendam air karena cuaca, kondisi didaerah yang berbahaya dan mudah meledak serta pada lokasi laboratoriumataupun di tempat tertutp lainnya,.
 Flow meter mempunyai banyak sekali jenis, ukuran dan model, karena itu jenis flow meter yang akan kita gunakan harus benar-benar disesuaikan denan kebutuhan aplikasi di lapangan. Karena jika pemilihan jenis flow meter ini kurang tepat maka akan menimbulkan biaya lebih tinggi baik karena umur dari flow meter itu sendiri maupun akurasi dari pengukuran aliran fluida yang kurang tepat dimana akurasinya rendah.
Kalo mengamati cara kerja flow meter yang bermacam-macam sesuai dengan tipe flow meter maka hal penting yang perlu di perhatikan seperti jenis fluida , kepekatan fluida, temperature, keasaman cairan, working pressure, lingkungan yang explosion proof, bahkan kebersihan fluida juga harus diinformasikan sebagai pertimbangan untuk menentukan jenis flow meter yang sesuai.
 Dari segi jenis fluida yang akan diukur oleh alat flow meter dibagi dalam 3 bagian yaitu flow meter untuk fluida cair,  fluida Gas dan fluida solid ( tepung, bubuk, pasir dan lainnya).
Hampir semua jenis Flowmeter dapat digunakan untuk mengukur aliran fluida cair dan beberapa jenis bisa digunakan untuk mengukur fluida gas ( Nitrogen, oksigen, udara bertekanan, steam dan lainnya)
Sedangkan sistem pemasangan flow meters juga ada bebarapa jenis yaitu sistem inline dimana pipa yang dilalui cairan harus dipotong, sitem insertin dimana pipa yang dialirin fluida di lubangi dan tranducer dari flow meter dapat dimasukan dalam pipa yang telah dilubangi tersebut dan sistem clamp on atau clip on dimana transducer dari flow meter cukup di tempelkan disisi luar pipa.
Jenis dari sistem instalasi ini didasarkan pada kondidi lapangan dimana untuk aliran fluida pada pipa yang sudah ada dengan tujuan untuk menurunkan biaya istallasi dan biaya investasi flow meter. Karena untuk ukuran pipa yang besar dimana diameter diatas 10 Inchi jenis flow meter yang installasinya dengan menggunakan insertion atau clamp on menjadi pilihan dalam menurunkan biaya
Jenis Installasi flow meters dengan Sistem Clamp on ini hanya dimiliki oleh jenis Ultrasonic Flow Meter dimana transducer cukup di tempelkan disisi luar pipa dan diikat dengan klem. Pada Pemakaian Ultrasonic flow meter jenis clamp on ada 3 ukuran tranducer yaitu ukuran kecil, menengan dan besar.
Berdasarkan penggunaan Flow Meter di dunia industri yang didasrkan pada jenis fluida, cara kerja, cara installasi, kondisi lapangan serta tujuan utama di pasang flow meter dapat dikelompokkan sebagai berikut :
  • Differential Pressure  Flow Meters
  • Variable Area Flow Meters
  • Positive Displacement
  • Velocity Flow Meters
  • Mass Flow Meters

cara kerja flow meter, flowmeter, electromagnetic, ultrasonic, vortex flowmeter, turbine, rotameter, oval flow meter, rotary flow meter, diaphragm

Similar Posts

Skip to content